Sabtu, 8 November 2025, pertandingan pekan ke-11 Serie A 2025/26 antara Como 1907 dan Cagliari berakhir tanpa gol, namun penuh tensi dan drama. Bertanding di hadapan ribuan tifosi di Stadion Giuseppe Sinigaglia, pasukan Cesc Fabregas kembali gagal memanfaatkan dukungan publik untuk meraih kemenangan di kandang.
Hasil ini membuat Como 1907 mencatatkan tiga hasil imbang di kandang, sebelumnya melawan Genoa di pekan ke-3 dan Cremonese di pekan ke-6. Meski memiliki penguasaan bola di atas 70%, Como 1907 tetap gagal meraih poin penuh. Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor Como 1907 yang belum terkalahkan di 10 laga terakhir di semua kompetisi yang dijalani.
Berikut ulasan lengkap jalannya pertandingan antara Como 1907 vs Cagliari:
Susunan Pemain dan Ulasan Pertandingan Como 1907 vs Cagliari
Susunan Pemain:
Como 1907; Butez (GK), Smolcic (RB), Ramon (CB), Diego Carlos (CB), Valle (LB), Caqueret (DMF), Perrone (DMF), Addai (RMF), Nico Paz (AMF), Diao (LMF), Morata (CF). Cadangan; Baturina, Cavlina, Cerri, Da Cunha, Kempf, Douvikas, Goldaniga, Kuhn, Moreno, Posch, Rodriguez, Van der Brempt, Vigorito, Vojvoda.
Formasi: 4-2-3-1
Pelatih: Cesc Fabregas
Cagliari; Caprile (GK), Zappa (RB), Mina (CB), Luperto (CB), Obert (LB), Palestra (RMF), Gaetano (CMF), Prati (CMF), Folorunsho (CMF), Felici (LMF), Esposito (CF). Cadangan; Adopo, Borrelli, Cavuoti, Di Pardo, Idrissi, Kilicsoy, Luvumbo, Mazzitelli, Pavoletti, Pedro, Radunovic, Rodriguez, Sarno.
Formasi: 4-5-1
Pelatih: Fabio Pisacane
Babak Pertama: VAR Selamatkan Como 1907 di Paruh Pertama
Meski bermain di hadapan publik Giuseppe Sinigaglia, tim tamu Cagliari justru tampil berani dalam melakukan serangan ke lini pertahanan Como 1907. Pada menit ke-19 Palestra yang berdiri bebas menerima umpan dari Galetano dan berniat mengirimkan umpan tarik. Bola tersebut secara tidak sengaja mengenai kaki Alex Valle dan mengarah ke gawang sendiri sehingga terjadi gol bunuh diri.
Palestra dan para pemain Cagliari melakukan selebrasi atas terciptanya gol tersebut, namun selebrasi itu hanya sesaat setelah wasit memutuskan untuk mengecek VAR. Dari hasil pengecekan, Palestra dianggal lebih dulu terperangkap offside sehingga gol tersebut dianulir. Hal ini sempat menimbulkan ketegangan dan Como 1907 beruntung atas hasil pengecekan VAR tersebut.
Pada menit ke-23, Jayden Addai mencoba menusuk dari sisi kanan dan mengirimkan umpan ke dalam kotak penalti. Di sana telah berdiri Alvaro Morata dan Assane Diao, sayangnya kedua pemain itu gagal memaksimalkan umpan yang diberikan. Di menit ke-32, Jayden Addai kembali melakukan tusukan, kali ini ia melepaskan tendangan keras, namun masih berhasil ditepis oleh Caprile.
Como 1907 kembali memiliki peluang pada menit ke-38, kali ini melalui Nico Paz yang melakukan tendangan voli dari luar kotak penalti. Ia memanfaatkan bola liar dari sapuan pemain belakang Cagliari yang menghalau sepakan pojok Caqueret. Beruntung, Caprile tampil gemilang dan berhasil menghalau sepakan dari Nico Paz.
Pada menit ke-39, giliran Cagliari yang memiliki peluang emas lewat Felici yang berdiri bebas dan melakukan tusukan ke kotak penalti Como 1907. Ia kemudian melakukan tembakan keras ke arah gawang Como 1907, namun tendangan tersebut masih berhasil diamankan oleh Jean Butez. Tidak ada lagi peluang yang berarti, wasit meniup peluit dan menutup paruh pertama dengan skor 0-0.
Babak Kedua: Como 1907 Menguasai Pertandingan, Caprile Tampil Luar Biasa
Memasuki babak kedua, Como 1907 tampil lebih agresif. Cesc Fabregas memasukkan Jesus Rodriguez untuk menambah intensitas serangan. Pada menit ke-54, Como 1907 kembali memiliki peluang lewat skema sepak pojok. Caqueret yang menjadi eksekutor mengirimkan umpan ke arah kotak penalti dan langsung disambut oleh Ivan Smolcic.
Smolcic melakuan sundulan dan mengarahkan bola ke arah Alvaro Morata yang bebas berdiri tepat di depan penjaga gawang. Alvaro Morata langsung melakukan tendangan ke arah gawang, namun tendangannya masih bisa di tahan oleh Caprile. Di menit ke-58, Nico Paz melakukan tendangan jarak jauh, namun tendangannya masih melebar jauh di sisi gawang Cagliari.
Pada menit ke-87, Luvumbo memiliki peluang emas lewat tendangan kerasnya ke gawang Jean Butez. Sebelumnya ia berhasil memanfaatkan situasi skrimit di area kotak penalti Como 1907 dan langsung melakukan tembakan. Namun, tembakannya masih berhasil di amankan oleh Jean Butez yang maju untuk menutup ruang tembak sehingga peluang tersebut bisa digagalkan.
Tidak ada peluang lagi bagi kedua tim hingga tambahan waktu 6 menit. Ivan Pezzuto sebagai wasit akhirnya meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Skor 0-0 menjadi hasil akhir bagi Como 1907 dan Cagliari. Penjaga gawang Cagliari, Caprile tampil luar biasa di bawah mistar dan dinobatkan menjadi man of the match pada laga kali ini.
6 Hasil Imbang, Efektifitas Lini Depan Menjadi Masalah Bagi Como 1907
Meski hasil imbang ini memperpanjang catatan tak terkalahkan Como 1907, ada pekerjaan besar yang harus segera diselesaikan oleh Cesc Fabregas terutama masalah efektivitas di lini depan. Belum adanya kontribusi nyata dari Alvaro Morata dalam mencetak gol membuat efektivitas Como 1907 dalam memaksimalkan peluang kurang baik.
Dukungan penuh publik di Giuseppe Sinigaglia kembali tak membuahkan hasil kemenangan, menegaskan bahwa Como 1907 perlu solusi nyata untuk mengkonversi dominasi permainan menjadi gol. Dalam beberapa pertandingan terakhir, kontribusi gol Como 1907 justru tercipta dari lini kedua melalui Nico Paz.
Namun di sisi lain, lini belakang tetap kokoh dan sistem permainan Como 1907 semakin solid. Jika solusi ketajaman serangan bisa segera ditemukan, Como 1907 berpotensi menjadi kuda hitam paling berbahaya di Serie A musim ini. Selanjutnya, Como 1907 akan bertandang ke Stadion Olimpiade Torino pada 25 November 2025 setelah jeda internasional berlangsung.