Home » Tangan Dingin Dani Suryadi, Video Analis Asal Bandung yang Ikut Bantu Como 1907 Berkembang

Tangan Dingin Dani Suryadi, Video Analis Asal Bandung yang Ikut Bantu Como 1907 Berkembang

oleh Fans Como Indonesia
A+A-
Reset
Tangan Dingin Dani Suryadi, Video Analis Asal Bandung yang Ikut Bantu Como 1907 Berkembang

Lahir di Soreang, Bandung, Jawa Barat, pada 9 November 1990, Dani Suryadi menempuh jalannya menuju sepak bola bukan sebagai pemain profesional, melainkan sebagai analis dan pelatih muda yang memiliki ambisi besar untuk mengangkat level sepak bola Indonesia.

Dani Suryadi memulai kariernya dengan cerita menarik, dari kebetulan menonton pertandingan Serie A ketika masih anak-anak, Dani Suryadi kemudian tertarik dengan sepak bola. Ia mulai mencatat pertandingan, menganalisa sendiri, dan kemudian menyadari bahwa ia ingin berkiprah dalam dunia sepak bola secara profesional.

Sebelum bergabung dengan klub Eropa, ia menempuh pendidikan dan pelatihan kepelatihan. Pada tahun 2015, ia pergi ke Inggris untuk mengambil lisensi kepelatihan, magang, dan belajar aspek sosial dan psikologi pemain.

Tugas dan Peran Penting Dani Suryadi di Como 1907

Tidak puas hanya sebagai pelatih, ia memilih jalur analis dengan menggabungkan kecintaan terhadap catatan, data, pengamatan sehingga kemudian ia berkarier sebagai analis statistik dan video analis di beberapa klub Indonesia, termasuk menjadi analis di klub Persis Solo.

Kariernya kemudian membawa Dani Suryadi ke Italia di tahun 2022, bergabung dengan akademi Como 1907 sebagai staff akademi asal Indonesia. Ia memulai sebagai asisten pelatih sekaligus analis untuk tim U-17 dan kemudian di U-19 Como 1907. Selama tiga tahun di klub sebagai bagian dari staff akademi, kini Dani Suryadi mendapatkat tugas baru yaitu video analis utama di Como 1907.

Sebagai video analis di Como 1907, tugas utama Dani Suryadi meliputi:

  • Mengumpulkan dan mengevaluasi rekaman pertandingan tim sendiri dan lawan secara reguler.
  • Memotong klip-klip kunci yang menampilkan kelebihan dan kelemahan lawan maupun tim sendiri, kemudian menyajikannya dalam bentuk visual yang bisa dipahami pelatih dan pemain.
  • Memberikan insight taktis dan teknikal kepada pelatih dan staff “dos and don’ts” berdasarkan data dan video yang telah diproses.
  • Menyusul laporan video dan analisis untuk kelompok usia muda (U-17/U-19) dan mendukung pelatih dalam merancang latihan mingguan berdasarkan temuan-temuan analitis.
  • Bekerja lintas departemen (video, data, pelatih, pemain) untuk memastikan bahwa pengembangan pemain muda terstruktur dan terukur, dengan fondasi sports science dan dokumentasi data yang rapi.

Di Como 1907, ia tak hanya bagian dari tim akademi tetapi juga bagian dari sejarah klub saat klub tersebut promosi ke Serie A pada musim berikutnya. Ia menyatakan bahwa pengalamannya di Italia membuka mata bahwa akademi sepak bola di Italia itu bagus, karena dari level grass-root hingga elit negara hadir dan terlibat.

Mimpi Dani Suryadi Untuk Memberikan Kontribusi Bagi Sepak Bola Indonesia

Dari Bandung ke Italia, dari catatan pertandingan sederhana hingga video analis di klub profesional Eropa, perjalanan Dani Suryadi adalah bukti bahwa kerja keras, kejelian analitis, dan keberanian untuk bermimpi dapat membawa seseorang melampaui batas negara dan zona nyaman.

Kini, sebagai video analis di Como 1907, Dani Suryadi memegang peran penting dalam struktur klub, bukan hanya untuk hasil jangka pendek, tetapi untuk pembangunan akademi dan pengembangan pemain muda secara jangka panjang.

Ke depan, mimpi Dani Suryadi tak berhenti di Italia, ia berharap suatu hari bisa memberikan kontribusi lebih konkret bagi sepak bola Indonesia, baik sebagai analis, pelatih, atau direktur teknik dan melihat klub-klub tanah air punya departemen analisis, bank data, dan dokumentasi yang serius.

Semoga kisah Dani Suryadi ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia bahwa jalan ke tingkat internasional terbuka lebar, jika kita siap untuk belajar, bekerja keras, dan membawa visi yang sangat besar.

Artikel Terkait