Home » Tahan Atalanta di Bergamo, Como 1907 Tegaskan Karakternya Meski Tanpa Cesc Fabregas

Tahan Atalanta di Bergamo, Como 1907 Tegaskan Karakternya Meski Tanpa Cesc Fabregas

oleh Fans Como Indonesia
A+A-
Reset
Tahan Atalanta di Bergamo, Como 1907 Tegaskan Karakternya Meski Tanpa Cesc Fabregas

Pertandingan pekan keenam Serie A antara Atalanta melawan Como 1907 di New Balance Arena, Bergamo (5/10) berjalan sebagai drama kecil yang memperlihatkan rapuhnya dominasi tuan rumah ketika tim tamu bermain dengan percaya diri dan determinasi tinggi. Di atas kertas, Atalanta tentu lebih diunggulkan karena bermain di hadapan publik sendiri.

Selain itu, komposisi pemain yang dimiliki oleh Atalanta lebih mapan dan berpengalaman di level atas. Namun, Como 1907 datang bukan sekadar menjadi tamu pasif, mereka menampilkan disiplin taktikal, mentalitas tangguh, dan keberanian menyerang yang membuahkan hasil. Sepanjang 90 menit, kedua tim saling menahan tekanan, berebut dominasi, dan menciptakan peluang.

Akhirnya, skor 1-1 menjadi hasil yang adil untuk kedua tim, Atalanta sempat unggul lebih dulu lewat Samardzic, tapi Como 1907 mampu membalas melalui Maximo Perrone. Meski tidak ditemani oleh Cesc Fabregas akibat sanksi kartu merah di laga sebelumnya melawan Cremonese, Como 1907 menegaskan karakternya sebagai tim ambisius yang mampu bersaing dengan tim top Serie A.

Susunan Pemain dan Ulasan Pertandingan Atalanta vs Como 1907

Susunan Pemain:

Atalanta; Carnesecchi (GK), Djimsiti (RCB), Hien (CB), Ahanor (LCB), Zappacosta (RMF), Ederson (CMF), Pasalic (CMF), Bernasconi (LMF), Samardzic (AMF), Sulemana (CF), Lookman (CF). Cadangan; Musah, Brescianini, Krstovic, Maldini, Obric, Rossi, Sportiello.

Formasi: 3-4-1-2

Pelatih: Ivan Juric

Como 1907; Butez (GK), Smolcic (RB), Diego Carlos (CB), Jacobo Ramon (CB), Vojvoda (LB), Perrone (DMF) Da Cunha (DMF), Addai (RMF), Nico Paz (AMF), Baturina (LMF), Douvikas (CF). Cadangan; Bonsignori, Caqueret, Cavlina, Cerri, Goldaniga, Kempf, Morata, Moreno, Posch, Valle, Vigorito.

Formasi: 4-2-3-1

Pelatih: Dani Guindos

Babak Pertama: Atalanta Unggul Cepat dan Respon Como 1907 Lewat Maximo Perrone

Babak pertama baru berjalan beberapa menit, Atalanta sudah memberikan kejutan dengan gol cepat Samardzic. Ia membuka skor di menit ke-6 setelah memaksimalkan kerjasama dengan Ederson di depan gawang Jean Butez. Tendangan kencangnya tidak dapat diantisipasi oleh Jean Butez, sehingga terjadi gol dan skor 1-0 untuk Atalanta.

Gol cepat tersebut seolah memberikan sinyal bahwa Atalanta akan mendominasi jalannya laga dan meraih kemenangan. Namun, mental para pemain Como 1907 tidak langsung turun dengan gol cepat Atalanta. Mereka tetap menjaga organisasi pertahanan, tidak cepat panik, dan berani melancarkan serangan balik.

Di menit ke-13, Atalanta hampir menggandakan keunggulan lewat Ederson yang melakukan sepakan keras dari luar kotak penalti memanfaatkan skrimit di depan gawang dan kesalahan antisipasi Butez dalam membuang bola. Namun, Jean Butez yang memiliki reflek luar biasa langsung kembali ke posisi tepat untuk menepis tendangan Ederson.

Pada menit ke-15, pertahanan Como 1907 kembali diuji oleh para penyerang Atalanta. Sulemana hampir mencetak gol setelah menerima umpan dari Pasalic. Ia berhasil melakukan tendangan yang mengoceh Jean Butez. Sebelum bola masuk ke gawang yang kosong, Maximo Perrone datang untuk menghalau tendangan tersebut dan melakukan penyelamatan yang luar biasa.

Menit ke-16, Como 1907 memiliki kesempatan untuk menyamakan skor lewat tendangan Da Cunha setelah berhasil menerima umpan Nico Paz. Sayangnya, tendangan Da Cunha masih mengenai kaki dari Carnesecchi yang mengakibatkan bola keluar lapangan. Setelah Como 1907 terus mencoba melakukan serangan balik, momentum tersebut akhirnya tiba.

Pada menit ke-19, Como 1907 dalam menyamakan kedudukan lewat Mazimo Perrone yang berhasil memanfaatkan kesalahan kiper Atalanta. Ia melakukan tendangan chip setelah melihat posisi kiper yang sedikit maju. Tendangannya sempat mengenai tiang dalam dan sempat ditepis keluar oleh kiper. Meski begitu, hal tersebut tetap dinyatakan gol karena bola yang telah masuk lebih dulu.

Maximo Perrone mencetak gol perdananya untuk Como 1907 dimusim ini sekaligus mengubah papan skor menjadi 1-1. Pada menit ke-29, Ademola Lookman hampir mencetak gol untuk Atalanta setelah lepas dari pengawalan, namun tendangannya masih melebar. Tidak ada tambahan gol, skor 1-1 untuk kedua tim bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Atalanta Percepat Ritme, Como 1907 Tetap Tenang dan Tampil Solid

Memasuki babak kedua, kedua tim sadar bahwa kemenangan akan sangat berharga dan setiap kesalahan kecil bisa menjadi petaka. Atalanta mencoba mempercepat ritme permainan, menekan lebih tinggi, dan mencari celah di area pertahanan Como 1907. Belajar dari kesalahan di beberapa laga sebelumnya, Como 1907 tetap bermain tenang, bertahan solid, menutup ruang, dan sesekali melancarkan serangan balik berbahaya.

Beberapa pergantian pemain juga dilakukan oleh kedua tim untuk meningkatkan serangan maupun koordinasi antar lini. Pada menit ke-72, Da Cunha mendapatkan peluang dengan melakukan sepakan jarak jauh. Namun, tendangannya masih terlalu pelan dan berhasil diamankan oleh Carnesecchi dengan sangat mudah.

Pada menit ke-78 giliran Atalanta yang memiliki peluang emas untuk mencetak gol melalui sepakan keras Daniel Maldini. Ia memanfaatkan skrimit yang terjadi didepan gawang Como 1907 dan satu kesalahan lagi dari Jean Butez dalam membuang bola. Namun, tendangan keras Daniel Maldiri masih bisa ditepis oleh Jean Butez yang bertanggung jawab atas kesalahan antisipasi sebelumnya.

Di sepuluh menit terakhir, tekanan Atalanta semakin intens, tetapi Como 1907 mampu menahan. Beberapa skema penyerangan terus dilakukan melalui Lookman, Ederson, atau pemain sayap lainnya. Namun, pertahanan Como 1907 yang dipimpin oleh Diego Carlos dan Jacobo Ramon tampil solid. Hingga peluit akhir dibunyikan tidak ada tambahan gol tercipta, skor 1-1 bertahan hingga akhir laga.

Bawa Pulang Satu Poin Berharga, Como 1907 Tunjukkan Karakter Tim yang Solid

Pertandingan Atalanta vs Como 1907 berakhir 1-1, sebuah hasil yang menegaskan keberanian Como 1907 tampil di level tertinggi Serie A. Lebih spesial lagi, hasil ini datang ketika mereka harus bermain tanpa pelatih utama, Cesc Fabregas yang tengah menjalani sanksi akibat kartu merah. Dengan Dani Guindos mengambil alih di bench, Como 1907 menunjukkan karakter tim yang solid.

Bagi Atalanta, hasil imbang di kandang sendiri tentu mengecewakan setelah unggul cepat di awal laga. Sementara bagi Como 1907, satu poin ini terasa berharga sekaligus menjadi bukti bahwa mereka bisa bersaing bahkan ketika kehilangan beberapa pemain akibat cedera dan sosok sentral di pinggir lapangan.

Dengan hasil ini, Atalanta berada di posisi keenam klasemen Serie A untuk sementara waktu dengan 10 poin, Sedangkan Como 1907 berada di posisi ketujuh dengan 9 poin. Posisi kedua tim masih dapat berubah karena beberapa tim belum melakukan pertandingan di pekan keenam. Pada pertandingan berikutnya Como 1907 akan menjamu tim kuat Juventus di Stadion Giuseppe Sinigaglia (19/10).

Artikel Terkait