Home » ROOTS: Ketika Akar Komitmen Como 1907 Menancap di Bukit Patiayam

ROOTS: Ketika Akar Komitmen Como 1907 Menancap di Bukit Patiayam

oleh Fans Como Indonesia
A+A-
Reset
Logo dan Wallpaper Como 1907

Sepak bola dan alam mungkin tampak sebagai dua dunia yang berbeda, namun Como 1907 berhasil menyatukan keduanya dalam sebuah proyek yang sangat personal dan berdampak, bernama ROOTS. Melalui inisiatif ini, klub Italia yang dimiliki oleh pengusaha asal Indonesia menanam lebih dari sekadar harapan.

Mereka menanam 13.000 pohon di Bukit Patiayam, Kudus, Jawa Tengah, menjadikan sepak bola sebagai jembatan antara komunitas, identitas, dan ekologi. Di jantung proyek ROOTS, terdapat makna “akar” dalam tiga lapis hubungan. Pertama, akar keluarga di mana pemilik Como 1907, yaitu Hartono Bersaudara memiliki asal-usul di Jawa Tengah, dekat dengan Bukit Patiayam.

Sehingga proyek ini adalah semacam isyarat untuk memberi kembali ke tanah leluhur. Kedua, akar klub, yakni ikatan kuat dengan para suporter Como 1907 di Italia, komunitas juga diajak berkontribusi pada proyek ini. Ketiga, akar pohon, simbol lingkungan dimana dengan menanam pohon, mereka membantu menyerap Karbondioksida, memperbaiki kualitas tanah dan udara.

Penghijauan Bukit Patiayam: Menyelamatkan Ekosistem dan Menjaga Warisan Sejarah

Como 1907 akan memberikan dua pohon untuk setiap tiket musiman 2025/26 yang terjual, dengan total mencapai 13.000 pohon. Sebagian hasil penjualan tiket disalurkan langsung untuk mendanai reboisasi ini. Sebagai mana di kutip dari laman resmi klub (22/11), inisiatif ini bukan sekadar kampanye melainkan langkah nyata dengan dampak konkret di tanah leluhur.

“Como 1907 dengan bangga mendukung inisiatif ini dengan menanam dua pohon untuk setiap pemegang tiket musiman untuk kampanye 2025/26, yang berkontribusi pada total 13.000 pohon baru di Patiayam Hills. Sebagian dari hasil penjualan tiket musiman akan langsung disalurkan untuk upaya reboisasi ini.” Dikutip dari comofootball.com (22/11)

Bukit Patiayam selama ini menghadapi masalah lingkungan serius, tanah yang kering, vegetasi minim, hingga potensi erosi dan longsor. Reboisasi di sana bukan hanya soal menanam pohon, tetapi juga menyelamatkan ekosistem setempat dan masa depan warga. Menariknya, proyek ini juga membaur dengan gerakan lokal yang sudah berjalan, misalnya Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF).

Bakti Lingkungan Djarum Foundation sebelumnya telah menanam puluhan ribu pohon di Patiayam lewat kampanye #OneActionOneTree. Gerakan itu mendorong warga muda dan relawan menanam pohon sebagai kontribusi nyata terhadap lingkungan dan kini, Como 1907 hadir sebagai mitra strategis dalam upaya reboisasi ini.

Tak hanya hijau, Bukit Patiayam juga menyimpan jejak sejarah dan geologi yang menarik. Bukit ini pernah gundul hingga 80 persen akibat pembalakan liar, dengan risiko erosi tinggi. Selain itu, wilayah Patiayam punya nilai geologis, dimana penelitian menunjukkan bahwa kompleks bukit ini merupakan struktur vulkanik dengan usia hingga ratusan tahun. Bahkah di kawasan ini pernah ditemukan fosil gajah purba berusia ratusan ribu tahun, menambah lapisan makna atas pentingnya pelestarian.

Dampak Sosial dan Lingkungan di Patiayam Lewat Proyek ROOTS

Lewat proyek ROOTS, Como 1907 membuktikan bahwa sepak bola bisa lebih dari sekadar persaingan kompetitif. Inisiatif ini memberikan harapan dan manfaat nyata bagi masyarakat lokal, baik itu dalam memperbaiki lahan, meningkatkan kualitas udara, dan memperkuat keterikatan budaya antara Italia dan Indonesia.

Bagi klub, ini adalah misi pribadi sekaligus sosial, cara nyata untuk “memberi kembali” ke akar keluarga. Proyek ini juga sejalan dengan inisiatif corporate social responsibility (CSR) dan juga keberlanjutan, dimana para suporter dan pemegang tiket seolah ikut menjadi penanam pohon  karena setiap pembelian tiket langsung berkontribusi pada penghijauan.

Dengan ROOTS, Como 1907 menanam lebih dari sekadar bibit tetapi juga mereka menanam cerita, harapan, dan koneksi abadi antar benua. Inisiatif ini membuktikan bahwa sepak bola bisa menjadi alat perubahan, bukan hanya prestasi tetapi juga regenerasi alam dan warisan budaya. Di Bukit Patiayam, setiap pohon yang tumbuh adalah simbol dari akar yang kuat, baik akar keluarga, akar klub, dan akar pohon yang semuanya tumbuh bersama menuju masa depan yang lebih hijau dan bermakna.

Artikel Terkait