Home » Dua Ban Kapten di Lengan Mergim Vojvoda, Kapten Como 1907 Sekaligus Timnas Kosovo

Dua Ban Kapten di Lengan Mergim Vojvoda, Kapten Como 1907 Sekaligus Timnas Kosovo

oleh Fans Como Indonesia
A+A-
Reset
Dua Ban Kapten di Lengan Mergim Vojvoda, Kapten Como 1907 Sekaligus Timnas Kosovo

Dalam dunia sepak bola modern, peran kapten bukan hanya soal memakai ban di lengan, tetapi mencerminkan tanggung jawab besar dalam memimpin rekan-rekan di lapangan maupun di ruang ganti. Nah, salah satu sosok yang menjalankan tugas ini dua kali lipat adalah bek kanan Como 1907, Mergim Vojvoda.

Pemain asal Kosovo ini dipercaya sebagai salah satu dari empat kapten Como 1907 (Lucas Da Cunha, Sergi Roberto, dan Alvaro Morata). Selain itu, Mergim Vojvoda juga dipercaya sebagai kapten tim nasional Kosovo secara permanen. Hal ini menggambarkan jika Mergim Vojvoda memiliki kemampuan sebagai pemimpin dan dipercaya oleh rekan-rekan satu tim.

Peran Ganda, Kepemimpinan Mergim Vojvoda di Como 1907 dan Timnas Kosovo

Mergim Vojvoda lahir pada 1 Februari 1995 di Hof (Saale), Jerman dan berposisi sebagai bek kanan serta sering dimainkan di sayap kanan oleh Cesc Fabregas. Ia menjalani masa mudanya di klub-klub lokal sebelum meniti karier profesional di Belgia dan Jerman. Ia sempat menjalani masa peminjaman di klub-klub kecil, hingga akhirnya bergabung dengan klub profesional.

Kini, ia bermain di Liga Serie A Italia bersama Como 1907 dan menjadi pilihan utama Cesc Fabregas di pos kanan pertahanan serta sering membantu serangan. Di tingkat internasional, Mergim Vojvoda awalnya bermain untuk tim Albania U21 sebelum memilih untuk membela Kosovo saat federasi dan tim nasionalnya mulai berkembang.

Dikutip dari laman resmi Como 1907 (7/11), Mergim Vojvoda menjalani peran kepemimpinan ganda yang sangat jarang terjadi. Di Como 1907, dia adalah salah satu dari kelompok kapten yang ditunjuk oleh Cesc Fabregas dengan tugas tidak hanya memimpin tim dilapangan, tetapi juga mendampingi pemain muda serta menciptakan mentalitas pemenang.

Sementara di tim nasional Kosovo, perannya sebagai kapten tim tidak hanya bertugas untuk menjaga koordinasi antar lini tetapi juga memimpin generasi baru sepak bola Kosovo yang saat ini dalam fase pembangunan identitas kompetitif mereka. Tim nasional Kosovo sendiri masih berjuang di fase grup untuk Kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa.

Ia datang ke Como 1907 dalam kondisi cedera, namun kemudian menunjukkan performa gemilang ketika melawan mantan klubnya, sebagai bukti komitmennya. Mergim Vojvoda menegaskan bahwa kepemimpinan bukan tentang kemuliaan individu, namun tentang mengangkat orang di sekitar dan membangun suatu yang lebih besar dari dirimu sendiri.

Mergim Vojvoda Siap Mengukir Sejarah Bersama Como 1907 dan Kosovo sebagai Kapten

Mergim Vojvoda bukan sekadar pemain bertahan yang mengenakan ban kapten, ia adalah gambaran bagaimana seorang individu bisa menjadi jembatan antara lintas generasi, klub, dan negara, antara prestasi masa lalu dan ambisi masa depan. Perannya tidak hanya vital dalam membimbing dan juga menorehkan sejarah di dua tempat berbeda.

Dengan memimpin dua front sekaligus, di Como 1907 dan Timnas Kosovo, ia menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati lahir dari keteguhan, adaptasi, dan komitmen untuk terus maju. Bagi penggemar sepak bola yang menghargai cerita perjuangan dan pembangunan identitas, kisah Vojvoda jelas layak menjadi inspirasi.

Artikel Terkait