Kemenangan 2-0 atas Sassuolo pada pekan ke-13 Serie A 2025/26 bukan hanya sekadar meraih tiga poin penting. Pertandingan yang digelar pada 29 November 2025, di Stadion Giuseppe Sinigaglia ini memperlihatkan bagaimana tim asuhan Cesc Fabregas semakin matang dalam mengelola ritme, memaksimalkan momentum, serta mempertahankan struktur permainan dalam 90 menit penuh.
Dengan kemenangan ini, Como 1907 memperpanjang tren positif mereka menjadi 12 pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi, sekaligus mengukuhkan diri sebagai salah satu tim paling stabil di Serie A musim ini. Laga ini juga menyajikan beberapa momen menarik, berikut ulasan lengkap laga antara Como 1907 melawan Sassuolo:
Susunan Pemain dan Ulasan Pertandingan Como 1907 vs Sassuolo
Susunan Pemain:
Como 1907; Butez (GK), Vojvoda (RB), Ramon (CB), Diego Carlos (CB), Moreno (LB), Caqueret (DMF), Perrone (DMF), Addai (RMF), Nico Paz (AMF), Jesus Rodriguez (LMF), Douvikas (CF). Cadangan; Baturina, Cavlina, Cerri, Da Cunha, Kempf, Kuhn, Morata, Posch, Valle, Van der Brempt, Vigorito.
Formasi: 4-2-3-1
Pelatih: Cesc Fabregas
Sassuolo; Muric (GK), Walukiewicz (RB), Idzes (CB), Muharemovic (CB), Doig (LB), Thorstvedt (CMF), Matic (CMF), Kone (CMF), Berardi (RWF), Pinamonti (CF), Lauriente (LWF). Cadangan; Cande, Cheddira, Coulibaly, Fadera, Frangella, Iannoni, Macchioni, Moro, Odenthal, Pierini, Satalino, Volpato, Zacchi.
Formasi: 4-3-3
Pelatih: Fabio Grosso
Babak Pertama: Douvikas Buka Keunggulan Untuk Como 1907, Nico Paz Lakukan Bicycle Kick
Como 1907 membuka laga dengan pendekatan progresif berbasis penguasaan bola. Pola build-up yang rapi lewat Maximo Perrone dan Caqueret terlihat sejak menit awal yang membuat Sassuolo cukup kesulitan untuk mengembangkan pressing mereka. Hal tersebut terbukti pada menit ke-8, saat direct pass dari Maximo Perrone dari lini tengah menuju langsung ke Alberto Moreno.
Alberto Moreno yang mendapatkan umpan matang mencoba melakukan chip bola untuk mengecoh penjaga gawang. Namun, bola chip dari Moreno masih terlalu jauh melebar di sisi gawang Sassuolo yang dijaga oleh Muric. Terus melakukan skema penyerangan, Como 1907 akhirnya berhasil dalam membuka keunggulan pada menit ke-14.
Berawal dari skema sepak pojok, bola di umpan ke Caqueret kemudian ke Moreno yang melakukan tembakan mendatar dari luar kotak penalti. Tembakan tersebut justru tertahan dan jatuh ke kaki Tasos Douvikas yang langsung menceploskan bola ke gawang. Gol tersebut membawa Como 1907 unggul sementara atas Sassuolo 1-0.
Pada menit ke-19, Sassuolo mencoba merespon melalui skema sepak pojok yang dilakukan oleh Berardi. Ia memberikan umpan pendek ke Kone, kemudian dikembalikan ke Berardi yang langsung memberikan umpan ke arah tiang jauh. Umpan tersebut langsung disambut oleh Nemanja Matic, namun Jean Butez berada pada posisi tepat dan berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Di Menit ke-39, Jesus Rodriguez mengirimkan umpan tinggi yang berbuah peluang emas untuk Nico Paz. Pemain asal Argentina tersebut melakukan aksi akrobatik dengan mencoba bicycle kick, namun Muric berhasil menepisnya dan melakukan penyelamatan krusial. Tidak ada tambahan gol, babak pertama ditutup dengan keunggulan sementara Como 1907 1-0 atas Sassuolo.
Babak Kedua: Moreno Cetak Gol Perdana dan Buat Como 1907 Mengunci Kemenangan Penting
Como 1907 kembali tampil agresif setelah jeda, tim asuhan Cesc Fabregas meningkatkan direct play untuk memanfaatkan celah di antara lini pertahanan Sassuolo. Hasilnya, Como 1907 menggandakan keunggulan atas Sassuolo di menit ke-53 melalui Alberto Moreno. Sebelum gol tercipta, Jacobo Ramon coba mengontrol permainan dan melakukan build-up dari lini belakang.
Kemudian ia memberikan umpan ke Nico Paz yang langsung mengirim umpan terukur ke arah kotak penalti Sassuolo. Dalam duel udara 50:50 dengan penjaga gawang, Alberto Moreno berhasil menang dan melakukan sundulan lebih cepat. Bola mengarah ke gawang dengan bebas, gol untuk Alberto Moreno membawa Como 1907 memimpin laga atas Sassuolo dengan skor 2-0.
Tidak hanya menambah keunggulan bagi Como 1907, gol tersebut sangat spesial bagi Alberto Moreno karena menjadi gol perdananya bersama Como 1907 sejak bergabung di bulan Juli 2024. Sassuolo terus melakukan serangan untuk memperkecil ketertinggalan. Pada menit ke-74, Sassuolo mendapatkan peluang emas melalui Muharemovic.
Muharemovic melakukan sundulan setelah menerima umpan dari sepak pojok, Jean Butez yang sudah siap berhasil menepis bola tersebut. Di menit ke-77, Sassuolo kembali memiliki peluang emas lewat Volpato. Berawal dari serangan disisi kiri, Doig mengirimkan umpan horizontal ke kotak penalti, Moro yang sudah dijaga membiarkan bola tersebut.
Bola tersebut berhasil diterima Volpato yang berdiri bebas, namun finishingnya buruk dan bola hanya mengarah ke atas gawang. Pada menit ke-79, Como 1907 mendapatkan peluang lewat kerjasama Maximo Perrone dan Jayden Addai. Dimulai dari pergerakan Maximo Perrone, kemudian ia memberi umpan ke Jayden Addai yang melakukan penetrasi dan sedikit mengoceh lawan.
Jayden Addai kemudian mengirimkan umpan kembali ke Perrone, tapi penyelesaiannya masih bisa digagalkan oleh penjaga gawang. Hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan tidak ada tambahan peluang maupun gol. Como 1907 berhasil mengalahkan Sassuolo dengan skor 2-0 dan meraih tiga poin penuh di kandang.
Pekan Penuh Monemtum: Dari Gol Perdana Moreno, Laga ke-100 Da Cunha, Hingga Pencapaian Nico Paz
Kemenangan 2-0 atas Sassuolo bukan sekadar hasil pertandingan, namun penegasan bahwa Como 1907 adalah tim yang kini memiliki identitas jelas, yaitu rapi dalam build-up, eksplosif di momen vertikal, dan dewasa dalam manajemen pertandingan. Cesc Fabregas membangun tim tidak hanya untuk bermain indah, tetapi juga efisien dan terstruktur.
Laga ini juga menghadirkan banyak momentum menarik, selain kemenangan Como 1907 berhasil memperpanjang tren positif dengan 12 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi. Selain itu, kapten mereka, Lucas Da Cunha berhasil memainkan pertandingan ke-100 bersama Como 1907. Laga ini juga menjadi momentum bagi Alberto Moreno yang mencetak gol perdana bagi Como 1907.
Pada laga ini, Nico Paz kembali meraih man of the match dan mencatatkan satu assist penting untuk gol Alberto Moreno. Hasil ini juga membuat Nico Paz menjadi top assist Serie A untuk sementara dengan 5 assist. Nico Paz juga berada di jajaran top skor Serie A dengan 5 gol, pencapaian luar biasa bagi pemain berusia 21 tahun.
Dengan performa seperti ini, bukan tidak mungkin Como 1907 dapat meraih hasil maksimal pada akhir musim jika terus konsisten. Laga pekan berikutnya di Giuseppe Meazza melawan Inter Milan pada 6 Desember 2025 akan menjadi ujian besar. Selain itu, laga tersebut juga menjadi kesempatan emas untuk mengukur sejauh mana Como 1907 siap bersaing di papan atas Serie A.