Nama Nico Paz kembali jadi perbincangan, gelandang muda asal Argentina yang kini memperkuat Como 1907 dikabarkan tengah menjadi target utama Inter Milan. Menurut laporan, Inter Milan siap mengajukan tawaran sekitar €58 juta demi memboyong sang pemain. Langkah ini tidak hanya menegaskan ambisi Nerazzuri, melainkan juga memunculkan ketegangan dengan Real Madrid yang masih memiliki hak pembelian kembali atas pemain tersebut.
Inter Milan memandang Nico Paz sebagai jawaban utuk kebutuhan kreatif di lini tengah mereka sebagai pengganti Henrikh Mkhitaryan yang sudah semakin tua. Dengan gaya permainan sebagai trequarista (gelandang serang) yang punya visi tinggi, dribel lincah, dan kemampuan melepas umpan terobosan, Nico Paz dinilai cocok dalam taktik modern yang diusung Inter Milan.
Selain itu, ada aspek strategi jangka panjang yaitu mencari playmaker muda yang bisa berkembang dan menjadi aset klub, dengan profil seperti itu, Nico Paz memenuhi semua kriteria. Lebih spesifik lagi, Inter Milan menunjukkan minat khusus karena hubungan personal yang kuat antara pihak klub dan keluarga pemain.
Kedekatan Personal, Buat Inter Milan Percaya Diri Untuk Mendatangkan Nico Paz
Kabarnya Javier Zanetti, sebagai wakil presiden Inter Milan, memiliki kedekatan dengan ayah Nico Paz yakni Pablo Paz, mantan pemain tim nasional Argentina yang pernah bermain dengan Javier Zanetti. Hal ini memberikan Inter Milan keunggulan negosiasi dibanding klub-klub lain sekaligus dipercaya bisa memperlancar proses transfer Nico Paz.
Sebelum Inter Milan, Tottenham Hotspurs telah mengajukan penawaran besar atas Nico Paz kisaran €70 juta, lebih tinggi dari Nerazzuri. Namun, prosesnya tak semudah itu karena transfer Nico Paz ke Como 1907 terkunci dengan klausul khusus. Di mana Real Madrid memiliki hak untuk mencocokkan tawaran atau membeli kembali sang pemain dalam jangka waktu tertentu.
Real Madrid sendiri tak segera memaksakan opsi buy-back atau setidaknya belum mengumumkan secara publik, meski mereka mempunyai hak tersebut. Ketentuan kontrak mencantumkan bahwa Real Madrid bisa mengaktifkan klausul buy-back pada musim berikutnya untuk nilai relatif rendah, namun ketika tawaran dari pihak ketiga datang maka situasi berubah menjadi teka-teki.
Satu hal yang menentukan dalam transfer Nico Paz ialah klausul buy-back yang dimiliki Real Madrid. Ketika ia dijual ke Como 1907 pada 2024 dengan nilai transfer €6 juta, dalam kontrak disepakati bahwa Real Madrid bisa memulangkannya dengan jumlah tetap yang telah disetujui untuk musim-musim mendatang.
Real Madrid Masih Ambil Alih Masa Depan Nico Paz
Angka buy-back sendiri disebut sekitar €8 juta pada musim 2025, kemudian naik ke €9-10 juta untuk musim berikutnya. Selain itu, kedua tim juga sepakat bahwa Real Madrid akan memperoleh 50% dari hasil penjualan masa depan jika Como 1907 menjual pemain tersebut ke klub lain. Bahkan, Real Madrid berhak untuk menolak tawaran dari klub manapun jika dinilai tidak menguntungkan.
Perebutan Nico Paz kini menjadi salah satu saga menarik di bursa transfer 2025/26, bagaimana Inter Milan sebagai klub besar Serie A mencoba mengamankan talenta muda yang sangat menjanjikan, sementara Real Madrid masih memegang kartu kuat melalui klausul buy-back. Dengan tawaran yang dilaporkan mencapai €58 juta, dan dengan dukungan hubungan internal yang kuat, Inter Milan tampaknya melangkah dengan tekad.
Namun, faktor kunci seperti keinginan sang pemain, struktur kontrak, dan tekanan dari klub besar lainnya tetap bisa mempengaruhi hasil akhir. Bagaimanapun, jika transfer ini terjadi, maka akan menjadi langkah strategis yang berani untuk Inter Milan. Sekaligus penanda bahwa Nico Paz bukan hanya bakat masa depan semata, melainkan sudah berada di persimpangan besar dalam kariernya.