AS Roma berhasil mengamankan tiga poin penting saat menjamu Como 1907 pada pekan ke-15 Serie A 2025/26, Selasa (16/12/2025) di Stadion Olimpico. Como 1907 yang mengenakan jersey ketiga mereka datang ke Olimpico dengan satu tekad, untuk mencuri poin penting dalam perjalanan ambisinya menuju Zona Eropa. Tapi hal itu tidak akan mudah, dengan dukungan publik Olimpico, AS Roma juga mengincar kemenangan setelah di dua laga terakhir Serie A mereka mengalami kekalahan.
Dalam laga yang berjalan ketat dan minim gol, tuan rumah AS Roma menang tipis 1-0 berkat penyelesaian klinis Wesley di babak kedua. Kekalahan ini membuat Como 1907 kembali terpeleset dan harus turun ke posisi ketujuh klasemen Serie A musim 2025/26 untuk sementara. Berikut ini ulasan lengkap pertandingan pekan ke-15 Serie A 2025/26 antara AS Roma vs Como 1907 di Stadion Olimpico:
Susunan Pemain dan Ulasan Pertandingan AS Roma vs Como 1907
Susunan Pemain:
AS Roma; Svilar (GK), Ndicka (RCB), Mancini (CB), Hermoso (LCB), Rensch (RMF), Cristante (CMF), Kone (CMF), Wesley (LMF), Soule (AMF), Pellegrini (AMF), Ferguson (CF). Cadangan; Angelino, Bah, Bailey, Baldanzi, Dybala, El Shaarawy, Ghilardi, Gollini, Pisilli, Tsimikas, Vasquez Llach, Ziolkowski.
Formasi: 3-4-2-1
Pelatih: Gian Piero Gasperini
Como 1907; Jean Butez (GK), Smolcic (RB), Ramon (CB), Kempf (CB), Valle (LB), Da Cunha (DMF), Caqueret (DMF), Addai (RMF), Nico Paz (CMF), Baturina (LMF), Diao (CF). Cadangan; Cavlina, Cerri, Diego Carlos, Douvikas, Kuhn, Le Borgne, Moreno, Posch, Rodriguez, Van der Brempt, Vigorito, Vojvoda.
Formasi: 4-2-3-1
Pelatih: Cesc Fabregas
Babak Pertama: Kedua Penjaga Gawang Tampil Baik, Skor 0-0 Menutup Babak Pertama
Sejak awal laga berjalan, AS Roma tampil lebih dominan dalam penguasaan bola, namun Como 1907 menunjukkan organisasi pertahanan yang cukup solid. Kesalahan individu sempat memberi AS Roma peluang pada menit ke-25, ketika clearance buruk lini belakang Como 1907 memicu skrimit di kotak penalti. Bola liar jatuh ke kaki Wesley di tepi kotak penalti, tetapi tembakannya melambung jauh di atas mistar gawang Como 1907 yang dijaga Jean Butez.
AS Roma terus menekan menjelang akhir babak pertama, Evan Ferguson menjadi ancaman utama bagi lini belakang Como 1907. Pada menit ke-41, sentuhan pertamanya yang brilian membebaskan ruang tembak di sisi kanan kotak penalti, namun sepakan jarak dekatnya berhasil di blok bek Como 1907. Satu menit berselang, Evan Ferguson kembali mendapatkan peluang emas setelah menerima umpan silang Wesley, tetapi tembakannya masih tepat ke pelukan Jean Butez.
Como 1907 hampir mencuri gol di masa injury time babak pertama lewat Tasos Douvikas. Tendangan bebas Martin Baturina disambut sundulan Jacobo Ramon yang menciptakan kemelut di area kotak penalti. Bola rebound coba dimanfaatkan oleh Tasos Douvikas, namun Mile Svilar tampil sigap untuk menghalau peluang tersebut. Tidak ada tambahan peluang bagi kedua tim, Skor 0-0 bertahan hingga jeda pertandingan.
Babak Kedua: Gol Wesley di Menit ke-61 Buat Como 1907 Pulang Tanpa Poin
Memasuki babak kedua, Como 1907 tampil lebih berani dalam melakukan serangan ke gawang AS Roma. Pada menit ke-53, Nico Paz menerima operan brilian di dalam kotak penalti dan berada dalam posisi ideal untuk mencetak gol, tetapi tembakannya kembali diblok oleh pertahanan AS Roma. Sibuk menyerang untuk mencari gol pertama, Como 1907 justru harus tertinggal lebih dulu dari tuan rumah AS Roma.
Momen krusial itu datang pada menit ke-61, Wesley menerima umpan matang dan melepaskan tembakan rendah yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang, dan tak mampu dijangkau oleh Jean Butez. Gol ini membuka keunggulan AS Roma 1-0 atas Como 1907 untuk sementara waktu dan menjadi pembeda dalam laga yang terlihat seimbang. Setelah tertinggal, Como 1907 mencoba untuk merespons melalui bola mati dan situari terbuka.
Martin Baturina mengirimkan umpan berbahaya dari set piece pada menit ke-75, namun masih mampu diamankan olah lini belakang AS Roma. Peluang terakhir datang pada menit ke-84 saat bek kanan Como 1907, Stefan Posch mendapatkan ruang tembak di area kotak penalti, tetapi usahanya kembali digagalkan oleh blok krusial dari pemain AS Roma. Hingga peluit akhir dibunyikan oleh wasit, skor 1-0 untuk keunggulan AS Roma tetap bertahan.
Lini Serang Masih Menjadi Masalah Utama Como 1907, Laga Pekan ke-15 Jadi Bukti Nyata
Kekalahan ini mempertegas masalah utama Como 1907 musim ini, terutama di lini depan. Absennya Alvaro Morata akibat cedera membuat opsi penyerang yang dimiliki oleh Como 1907 sangat terbatas, dengan Tasos Douvikas dan Alberto Cerri belum mampu memberikan solusi konsisten.
Selain itu, tanpa ketajaman di sepertiga akhir, Como 1907 kembali gagal mengkonversi peluang menjadi gol. Hal ini menjadi sebuah pekerjaan rumah besar jika mereka ingin kembali bersaing di papan atas Serie A.
Laga selanjutnya, Como 1907 akan bertandang ke Stadio Ettore Giardiniero – Via del mare markas Lecce di pekan ke-16 Serie A. Pertandingan ini bisa menjadi momen kebangkitan Como 1907 untuk kembali menjadi penantang serius di papan atas Serie A.